Organisasi terus mengadopsi aplikasi SaaS dengan cepat. Gartner memperkirakan pengeluaran untuk aplikasi cloud akan melampaui $295 miliar pada tahun 2025, yang mewakili tingkat pertumbuhan hampir 20% dibandingkan dengan 2024.
Seiring dengan meningkatnya ketergantungan bisnis pada aplikasi SaaS untuk menangani data kritis, melindungi informasi sensitif menjadi lebih penting dari sebelumnya. Cloud Access Security Brokers (CASB) memainkan peran penting dengan menyediakan kemampuan Data Loss Prevention (DLP) yang canggih.
DLP dalam CASB memungkinkan organisasi untuk memantau, mendeteksi, dan memblokir akses atau pembagian data sensitif yang tidak sah—memastikan kepatuhan terhadap regulasi industri dan melindungi dari pelanggaran.
Fitur Utama DLP dalam CASB
- Visibilitas Data yang Komprehensif: CASB menawarkan wawasan terperinci tentang bagaimana data bergerak dalam lingkungan SaaS, membantu tim IT melacak di mana informasi sensitif disimpan, siapa yang mengaksesnya, dan bagaimana data tersebut digunakan. Dasar ini sangat penting untuk mencegah kehilangan data.
- Klasifikasi Data Kontekstual: CASB mengklasifikasikan data berdasarkan sensitivitasnya—seperti “rahasia” atau “publik”—memungkinkan administrator untuk menetapkan kebijakan yang memastikan data sensitif hanya dibagikan dengan pengguna yang sah.
- Penegakan Kebijakan: Administrator dapat menerapkan kebijakan DLP khusus berdasarkan aplikasi SaaS, peran pengguna, atau jenis data untuk mencegah pembagian informasi kritis seperti catatan keuangan atau data pelanggan secara tidak sengaja atau jahat.
- Enkripsi Data: Untuk melindungi data baik dalam perjalanan maupun saat disimpan, CASB menyediakan kemampuan enkripsi, memastikan bahwa data yang disadap tidak dapat diakses oleh pengguna yang tidak sah tanpa kunci dekripsi yang tepat.
- Manajemen Kepatuhan: CASB membantu organisasi untuk mematuhi standar regulasi seperti GDPR, HIPAA, dan PCI DSS dengan mencegah akses tidak sah ke data pribadi atau finansial.

Mengapa DLP dalam CASB Sangat Penting untuk Bisnis
Forcepoint ONE CASB memungkinkan pelanggan untuk mengamankan data yang sedang digunakan dengan lebih dari 190 kebijakan keamanan data yang telah ditentukan sebelumnya dan kontrol yang dapat disesuaikan untuk membantu mempermudah kepatuhan. DLP dalam CASB membantu dengan:
- Mencegah Ancaman dari Dalam: CASB yang dilengkapi DLP mengurangi ancaman dari dalam dengan mendeteksi dan merespons pembagian data sensitif yang tidak tepat, baik yang tidak sengaja maupun yang disengaja.
- Melindungi Kekayaan Intelektual: DLP mencegah akses atau pembagian kekayaan intelektual yang tidak sah yang disimpan dalam aplikasi SaaS, memastikan bisnis melindungi informasi kepemilikan mereka.
- Mengurangi Risiko Pelanggaran Data: CASB menyediakan pemantauan terus-menerus dan deteksi ancaman waktu nyata, meminimalkan risiko pelanggaran data, serta melindungi organisasi dari kerusakan finansial dan reputasi.
Dalam lanskap yang didorong oleh cloud saat ini, DLP dalam CASB membantu mengamankan data sensitif sekaligus memastikan kepatuhan. CASB memberikan visibilitas yang lebih baik, menegakkan kebijakan yang lebih rinci, dan menyediakan perlindungan yang kuat, menjadikannya sangat penting untuk melindungi data bisnis yang berharga. Seiring dengan pertumbuhan adopsi cloud, mengintegrasikan kemampuan DLP dalam solusi CASB semakin memperkecil risiko pelanggaran data, membantu bisnis berkembang di era digital saat ini.
