CASB Decoder: Jangan Keliru Mengira CASB Sebagai 4 Solusi Keamanan Ini
Blog ini merupakan bagian dari seri tentang CASB, yang membahas jenis-jenisnya, fungsi inti, manfaat, dan peran pentingnya dalam strategi keamanan siber modern. Jika Anda melewatkan bagian sebelumnya, silakan klik untuk membaca Bagian 1 dan Bagian 2.
Setelah kita memahami dengan baik tentang apa itu CASB, penting untuk menggali lebih dalam dan menjelaskan apa yang bukan termasuk dalam kategori CASB. Meskipun CASB memainkan peran penting dalam keamanan cloud, teknologi ini sering kali disalahartikan atau disamakan dengan solusi keamanan lainnya. Mari kita telusuri perbedaan utamanya agar kita bisa membedakan CASB dengan alat keamanan siber lain secara tepat.
Perbedaan CASB dengan Teknologi Keamanan Lainnya
1. CASB vs. Secure Web Gateway (SWG)
Meskipun CASB dan Secure Web Gateway (SWG) sama-sama bertujuan mengamankan lalu lintas pengguna, keduanya bekerja di konteks yang berbeda dan memiliki tujuan yang berbeda pula.
SWG dirancang untuk melindungi pengguna dari ancaman berbasis web dengan memfilter dan memantau lalu lintas internet. Mereka memblokir akses ke situs berbahaya, menerapkan kebijakan penggunaan web, dan mencegah kebocoran data melalui internet.
Sebaliknya, CASB secara khusus berfokus pada layanan cloud. CASB memberikan visibilitas, kontrol, dan perlindungan terhadap data dalam aplikasi cloud, memastikan kepatuhan terhadap kebijakan perusahaan dan regulasi. Tidak seperti SWG, CASB dirancang untuk mengelola interaksi dengan aplikasi cloud, dengan fitur seperti pencegahan kebocoran data (DLP), enkripsi, dan kontrol akses real-time di lingkungan cloud.
2. CASB vs. Identity and Access Management (IAM)
Identity and Access Management (IAM) adalah solusi penting untuk mengontrol akses pengguna ke sumber daya TI. IAM mengelola identitas, mengautentikasi pengguna, dan menerapkan kebijakan akses baik di lingkungan on-premise maupun cloud. Tujuannya adalah memastikan bahwa hanya pengguna yang berwenang yang dapat mengakses informasi dan sistem sensitif.
Walaupun CASB memiliki beberapa fitur kontrol akses, CASB bukanlah pengganti IAM. CASB melengkapi IAM dengan menegakkan kebijakan keamanan di tingkat aplikasi cloud, menyediakan lapisan keamanan tambahan seperti pemantauan aktivitas secara real-time, enkripsi data, dan deteksi anomali. Singkatnya, IAM mengatur siapa yang boleh masuk, sementara CASB mengatur apa yang boleh dilakukan setelah berada di dalam aplikasi cloud.
3. CASB vs. Data Loss Prevention (DLP)
Data Loss Prevention (DLP) adalah alat yang dirancang untuk mencegah kebocoran data sensitif, baik melalui email, aplikasi SaaS, lalu lintas web, atau saluran lainnya. DLP memantau dan mengontrol perpindahan data guna mencegah pelanggaran data yang disengaja maupun tidak disengaja.
CASB memperluas fungsi DLP ke aplikasi cloud, memastikan bahwa data yang disimpan, dibagikan, atau diproses di cloud tetap mematuhi kebijakan keamanan. Selain itu, CASB juga menawarkan fitur keamanan cloud tambahan seperti visibilitas penggunaan cloud, perlindungan terhadap ancaman, dan pemantauan kepatuhan.
4. CASB vs. Cloud Security Posture Management (CSPM)
Cloud Security Posture Management (CSPM) adalah solusi yang membantu organisasi menjaga infrastruktur cloud tetap aman. CSPM mengidentifikasi dan memperbaiki kesalahan konfigurasi, menerapkan praktik terbaik, dan memastikan kepatuhan terhadap standar industri di platform cloud seperti AWS, Azure, dan Google Cloud.
Jika CSPM berfokus pada keamanan infrastruktur cloud, maka CASB lebih memusatkan perhatian pada keamanan data dan interaksi pengguna dalam aplikasi cloud. CASB menerapkan kontrol di lapisan aplikasi, memberlakukan kebijakan keamanan terhadap data yang masuk dan keluar dari aplikasi cloud. Sebaliknya, CSPM bekerja di lapisan infrastruktur, mengamankan lingkungan dasar cloud. Keduanya penting, namun berfokus pada aspek yang berbeda dari keamanan cloud.
Kesimpulan
Memahami peran spesifik dari CASB dan solusi keamanan lainnya sangat penting untuk membangun strategi keamanan cloud yang menyeluruh. Meskipun CASB menyediakan kontrol keamanan penting untuk aplikasi cloud, teknologi ini bukanlah solusi tunggal untuk semua kebutuhan.
Dengan memahami bahwa CASB bukanlah SWG, IAM, DLP, maupun CSPM, Anda akan lebih menghargai nilai unik yang ditawarkan CASB dan dapat mengintegrasikannya secara efektif dengan alat keamanan lainnya untuk melindungi lingkungan cloud Anda secara menyeluruh.
Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan forcepoint indonesia, Anda bisa mendapatkan solusi IT lengkap yang sesuai dengan kebutuhan Anda. iLogo Indonesia sebagai mitra terpercaya siap mengintegrasikan semuanya agar bisnis Anda tetap berjalan lancar dan aman.
Hubungi kami sekarang atau kunjungi forcepoint.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
