Forcepoint Luncurkan Data Security Cloud, Menyatukan Visibilitas dan Kontrol untuk Data di Mana Saja

Pemimpin global dalam keamanan data, Forcepoint, hari ini secara resmi mengumumkan peluncuran Forcepoint Data Security Cloud, sebuah platform keamanan data lengkap yang didukung kecerdasan buatan (AI). Platform ini dirancang untuk menyatukan visibilitas dan kontrol atas data di semua tahap — dari saat data dibuat, tersimpan, hingga saat dipindahkan.

Platform ini dikembangkan dengan teknologi AI Mesh dan disampaikan dalam model cloud tunggal (cloud-delivered), yang menggabungkan berbagai teknologi seperti:

  • Data Security Posture Management (DSPM)

  • Data Detection and Response (DDR)

  • Enterprise Data Loss Prevention (DLP)

  • Keamanan untuk aplikasi SaaS

  • Keamanan web

  • Keamanan email

semua dalam satu sistem terpadu.

Platform yang Menyatukan Visibilitas dan Kontrol

Dengan Forcepoint Data Security Cloud, tim keamanan dapat:

🔍 Memahami data mereka dengan cepat:
Platform ini membantu tim mengetahui dengan tepat data sensitif apa yang mereka miliki dan di mana data itu berada melalui DSPM yang didukung AI Mesh.

Beradaptasi dengan risiko secara dinamis:
Analitik yang sadar perilaku (behavior-aware analytics) serta monitoring terus-menerus memungkinkan kebijakan keamanan berubah sesuai risiko, tanpa menghambat produktivitas dan inovasi organisasi.

🛡️ Menyederhanakan pengelolaan:
Dengan satu set kebijakan keamanan, Data Security Cloud melindungi data — baik saat istirahat, saat digunakan, maupun saat bergerak — di seluruh saluran seperti DLP, DDR, keamanan SaaS, web, dan email.

Melalui konsolidasi berbagai solusi di dalam satu platform, pelanggan bisa mengurangi jumlah kebijakan keamanan data sampai 90 % serta menghemat biaya operasional hingga 31 %, sekaligus mempercepat inovasi dan kepatuhan (compliance).

Pengukuran Risiko Data Gratis untuk Memulai

Peluncuran ini juga memperkenalkan Data Risk Assessment yang tersedia sebagai uji coba gratis untuk fitur DSPM dan DDR. Tim keamanan dapat memulai dalam hitungan menit untuk mengetahui area mana dari data mereka yang berisiko atau terekspos, dan mulai mengambil langkah mitigasi dari hari pertama.

Komentar dari Pimpinan Forcepoint

Menurut Ryan Windham, CEO Forcepoint, platform ini merupakan titik perubahan dalam cara organisasi mengelola risiko data:

“Forcepoint Data Security Cloud membantu mereka memahami mana hal yang kritis, beradaptasi seiring risiko berubah, dan memanfaatkan terobosan AI, otomatisasi dan manajemen terpadu untuk menurunkan biaya sekaligus meningkatkan efisiensi.”

Sasaran Lingkungan Hybrid & AI

Forcepoint Data Security Cloud dirancang untuk lingkungan kerja modern yang hybrid, cloud-native, dan didorong oleh teknologi AI. Platform ini memberikan kejelasan, keyakinan, dan kontrol penuh terhadap siklus hidup data — mulai dari discovery dan klasifikasi, hingga prioritas risiko dan perlindungan data.

Pemanfaatan Sinergi dengan Akuisisi Getvisibility

Peluncuran Data Security Cloud ini mengikuti akuisisi Forcepoint atas Getvisibility, yang semakin memperkuat kemampuan platform dalam hal visibilitas dan klasifikasi data berbasis AI.


Ringkasan inti:
Forcepoint Data Security Cloud adalah platform keamanan data berbasis cloud yang menyatukan visibilitas dan kontrol penuh terhadap data di berbagai lingkungan — termasuk hybrid cloud, SaaS, web, email, dan endpoint — melalui teknologi AI Mesh, yang membantu organisasi mengurangi kompleksitas, mengurangi risiko, dan mempercepat kepatuhan serta inovasi.

Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan Forcepoint indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.
Hubungi kami sekarang atau kunjungi Forcepoint.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!