Gambaran Umum
Forcepoint mengumumkan inovasi terbaru untuk membantu organisasi mengamankan penggunaan AI dan melindungi data di mana pun berada.
Fokus utamanya adalah menghadirkan:
- Asisten AI baru bernama ARIA
- Peningkatan perlindungan data di endpoint (perangkat pengguna)
- Pendekatan baru yang disebut Self-Aware Data Security
Inovasi Utama
1. ARIA (Adaptive Risk Intelligence Assistant)
ARIA adalah asisten AI yang terintegrasi langsung dalam platform keamanan Forcepoint.
Fungsi utama:
- Memahami risiko data di seluruh sistem
- Mengidentifikasi celah perlindungan
- Mengubah analisis risiko menjadi kebijakan keamanan secara otomatis
- Bisa digunakan dengan bahasa natural (seperti chat)
👉 Intinya:
ARIA membantu tim keamanan bergerak lebih cepat dari sekadar “melihat risiko” menjadi “langsung bertindak”
2. Perlindungan Endpoint yang Lebih Cerdas
Forcepoint juga memperkenalkan teknologi endpoint baru yang:
- Mengamankan data langsung dari perangkat pengguna
- Tidak bergantung sepenuhnya pada proxy jaringan
- Bisa memantau dan mengontrol aktivitas data secara real-time
👉 Contoh:
- Mengizinkan penggunaan AI yang aman
- Mencegah data sensitif dikirim ke AI atau cloud yang tidak resmi
3. Data Security Cloud Berbasis AI
Semua fitur ini berjalan dalam platform utama:
Forcepoint Data Security Cloud
Kemampuannya:
- Menemukan data sensitif secara otomatis
- Mengklasifikasikan data
- Menilai risiko berdasarkan konteks
- Menerapkan kebijakan keamanan secara konsisten
👉 Tujuan utamanya:
Mengamankan data di semua tempat:
- Cloud
- Aplikasi SaaS
- Endpoint
- Sistem AI
Masalah yang Ingin Diselesaikan
Forcepoint menyoroti perubahan besar akibat AI:
- Data sekarang bergerak sangat cepat (machine speed)
- Data bisa muncul di:
- prompt AI
- output AI
- tools kolaborasi
- Kebijakan keamanan lama (statis) tidak lagi cukup
👉 Akibatnya:
Perusahaan butuh sistem yang bisa beradaptasi secara real-time
Konsep Baru: “Self-Aware Data Security”
Ini adalah pendekatan utama Forcepoint.
Artinya:
- Sistem keamanan tidak hanya “melihat” data
- Tapi juga:
- memahami konteks
- menilai risiko
- langsung mengambil tindakan
👉 Dengan kata lain:
Keamanan menjadi adaptif dan otomatis, bukan manual atau reaktif
Tujuan Akhir
Forcepoint ingin membantu organisasi:
- Mengadopsi AI dengan aman
- Mengurangi risiko kebocoran data
- Menjaga produktivitas (tidak menghambat bisnis)
👉 Prinsipnya:
Keamanan harus mengikuti data, ke mana pun data itu bergerak
Kesimpulan Singkat
Artikel ini menunjukkan bahwa:
- AI mengubah cara data bergerak dan berisiko
- Forcepoint merespons dengan:
- AI untuk keamanan (ARIA)
- proteksi real-time
- pendekatan berbasis data
👉 Arah industrinya jelas:
“Data-centric, AI-driven security”
Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan Forcepoint indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.
Hubungi kami sekarang atau kunjungi Forcepoint.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
