Forcepoint baru saja mengumumkan peningkatan besar pada platform Data Security Cloud mereka yang berbasis AI. Update ini berfokus pada perlindungan data di seluruh lingkungan cloud, endpoint, dan aplikasi AI.
Poin utama artikel resmi:
- Forcepoint meluncurkan ARIA (Adaptive Risk Intelligence Assistant), asisten AI yang bisa membantu membuat kebijakan keamanan menggunakan bahasa alami.
- ARIA juga bisa mendeteksi risiko dan merekomendasikan kebijakan secara otomatis.
- Ada peningkatan endpoint intelligence, yang memungkinkan perlindungan data langsung di perangkat tanpa perlu proxy tradisional.
- Sistem baru ini mendukung keamanan data di lingkungan AI seperti copilots, SaaS, dan cloud modern.
- Tujuannya adalah konsep “Self-Aware Data Security”, yaitu keamanan yang bisa menyesuaikan diri secara real-time terhadap risiko data.
🤝 Update tambahan (kolaborasi terbaru)
Forcepoint juga baru-baru ini bekerja sama dengan F5 untuk memperkuat keamanan AI dari tahap data hingga runtime (saat AI berjalan di sistem produksi).
- Fokusnya adalah menghubungkan data security + runtime protection
- Membantu perusahaan melindungi data sensitif yang digunakan oleh sistem AI dan API
📌 Kesimpulan singkat
Artikel resmi terbaru Forcepoint menekankan bahwa mereka sedang bergerak ke arah:
- Keamanan data berbasis AI
- Perlindungan real-time (bukan statis)
- Integrasi penuh dengan sistem AI modern
forcepoint Indonesia merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang bertindak sebagai partner resmi forcepoint.
Selain itu, kami juga berperan sebagai penyedia layanan (vendor) sekaligus distributor berbagai produk Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.
