Fitur-Fitur Next-Generation Firewall yang Tidak Dapat Dinegosiasikan untuk Mengamankan Infrastruktur Kritis

Hanya sedikit jaringan yang lebih penting daripada jaringan infrastruktur kritis seperti jaringan listrik, sistem kesehatan, jaringan transportasi, dan jaringan keuangan. Perlindungan terhadap ancaman siber sangat penting tidak hanya untuk kelangsungan operasional, tetapi juga untuk keamanan nasional dan keselamatan publik.

Seiring dengan semakin menjadikannya target utama bagi para penjahat siber, penyerang yang disponsori negara, dan bahkan pihak internal—serangan seperti ransomware, Distributed Denial-of-Service (DDoS), dan Advanced Persistent Threats (APT) menjadi semakin umum dan canggih, yang dirancang untuk mengeksploitasi kerentanannya.

Melindungi infrastruktur ini dari penyerang eksternal dan ancaman dari dalam bukanlah tugas yang mudah. Namun, menerapkan solusi NGFW (Next-Generation Firewall) yang tangguh dapat membantu memastikan keselamatan dan integritas jaringan.

Berikut adalah lima fitur yang harus dimiliki oleh solusi NGFW yang tangguh untuk melindungi infrastruktur kritis:

  1. Sistem Pencegahan Intrusi (IPS): NGFW perlu dilengkapi dengan kemampuan pencegahan intrusi yang dapat mendeteksi dan memblokir potensi ancaman secara real-time. Fitur ini sangat penting untuk mencegah serangan seperti DDoS, yang dapat membebani infrastruktur dan menyebabkan gangguan, atau serangan injeksi SQL yang bertujuan merusak database. Dengan memindai secara terus-menerus untuk mendeteksi perilaku abnormal atau tanda tangan serangan yang sudah dikenal, IPS membantu mencegah intrusi sebelum mereka menyusup ke jaringan.
  2. Kontrol Akses Aplikasi Zero-Trust: Berbeda dengan firewall tradisional yang lebih fokus pada keamanan berbasis port, NGFW perlu memiliki kemampuan untuk menegakkan Kontrol Akses Aplikasi Zero-Trust. Ini berarti NGFW dapat mengidentifikasi pengguna, perangkat, dan mengontrol aplikasi yang berjalan di jaringan, terlepas dari port atau protokol. Dalam infrastruktur kritis, kemampuan ini penting karena dapat mencegah aplikasi dan pengguna yang tidak sah untuk mengakses sistem sensitif. Misalnya, sistem kesehatan dapat mencegah aplikasi berbahaya mengakses data pasien atau mengontrol perangkat medis, memastikan bahwa hanya aplikasi yang dipercaya (bahkan versi aplikasi tertentu) yang dapat berkomunikasi dengan komponen kritis.
  3. Pemeriksaan Paket Mendalam (DPI): NGFW memeriksa lalu lintas jaringan secara detail, menganalisis setiap paket untuk memastikan bahwa paket tersebut sesuai dengan kebijakan keamanan. DPI memungkinkan firewall untuk mendeteksi muatan berbahaya yang tersembunyi dalam lalu lintas terenkripsi atau melewati filter tradisional. Tingkat pemantauan ini sangat penting untuk mengidentifikasi ancaman canggih yang dapat membahayakan sistem kritis, seperti malware atau APT yang berusaha menyusup ke jaringan tanpa terdeteksi.
  4. Akses Jarak Jauh yang Aman: Infrastruktur kritis sering kali memerlukan akses jarak jauh yang aman untuk pemeliharaan, pemantauan, dan tugas operasional. NGFW menawarkan kemampuan Virtual Private Network (VPN), memastikan bahwa koneksi jarak jauh dienkripsi dan aman. Ini penting untuk industri seperti energi atau transportasi di mana kontraktor atau staf jarak jauh mungkin perlu mengakses sistem sensitif. NGFW melindungi dari akses yang tidak sah dan mengurangi risiko ancaman dari dalam yang dapat menyebabkan pelanggaran sistem.
  5. Integrasi dengan Keamanan Web dan Deteksi Malware Canggih: NGFW harus terintegrasi dengan solusi keamanan web yang mengoperasikan sesi penelusuran di lingkungan jarak jauh untuk memberikan perlindungan terhadap lalu lintas web eksternal dari ancaman web yang baru muncul. Ini memungkinkan firewall untuk tetap di depan teknik serangan berbasis web yang baru tanpa mengganggu produktivitas pengguna dengan memblokir alamat IP, domain, dan URL berbahaya atau tidak dikenal yang terkait dengan serangan siber. Selain itu, file yang ditandai sebagai mencurigakan oleh NGFW, harus dialihkan ke lingkungan sandbox terisolasi untuk dihancurkan dan diperiksa untuk mengurangi risiko ransomware dan eksploitasi zero-day. Dengan secara otomatis menggabungkan umpan ancaman ini, NGFW dapat memblokir upaya untuk merusak infrastruktur kritis sebelum mereka berhasil.

Melindungi infrastruktur kritis dengan solusi NGFW bukanlah kemewahan—itu adalah kebutuhan. Dengan fitur canggih, visibilitas mendalam, dan kemampuan untuk terintegrasi dengan solusi keamanan lainnya, NGFW tetap berada di garis depan dalam membela ancaman siber yang menargetkan sistem paling vital.

Firewall Generasi Berikutnya Forcepoint tidak hanya menawarkan semua fitur dan kemampuan yang disebutkan, tetapi juga menyediakan kemampuan canggih tambahan, seperti teknik anti-evasi untuk mendeteksi ancaman yang mungkin terlewat oleh NGFW lain.

Selain itu, berkat pendekatan berbasis perangkat lunak kami, NGFW Forcepoint dapat diterapkan secara virtual atau fisik dengan fitur dan fungsionalitas yang sama. Organisasi, entitas sektor publik, dan lembaga pemerintah di seluruh dunia mengandalkan mesin NGFW kami untuk melindungi aset mereka yang paling kritis.

Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan Forcepoint Indonesia, Anda bisa mendapatkan solusi IT lengkap yang sesuai dengan kebutuhan Anda. iLogo Indonesia sebagai mitra terpercaya siap mengintegrasikan semuanya agar bisnis Anda tetap berjalan lancar dan aman.
Hubungi kami sekarang atau kunjungi forcepoint.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut !